Pages

Jumat, 05 Juni 2015

komputasi modern pemodelan dunia nyata dengan aplikasi simulasi

Pengertian Komputasi

         Komputasi adalah algoritma yang digunakan untuk menemukan suatu cara dalam memecahkan masalah dari sebuah data input. Data input disini adalah sebuah masukan yang berasal dari luar lingkungan sistem. Komputasi ini merupakan bagian dari ilmu komputer berpadu dengan ilmu matematika. Secara umum ilmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains). 

         Dalam penggunaan secara umum, biasanya berupa penerapan simulasi komputer atau berbagai bidang keilmuan, tetapi dalam perkembangannya digunakan juga untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang mendasar terhadap bidang ilmu yang mendasari teori ini. Bidang ini berbeda dengan ilmu komputer (computer science), yang mengkaji komputasi, komputer dan pemrosesan informasi. Bidang ini juga berbeda dengan teori dan percobaan sebagai bentuk tradisional dari ilmu dan kerja keilmuan. Dalam ilmu alam, pendekatan ilmu komputasi dapat memberikan berbagai pemahaman baru, melalui penerapan model-model matematika dalam program komputer berdasarkan landasan teori yang telah berkembang, untuk menyelesaikan masalah-masalah nyata dalam ilmu tersebut.

Pengertian Komputasi Modern

         Komputasi modern adalah sebuah konsep sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory, memory disini bisa juga dari memory komputer. Oleh karena pada saat ini kita melakukan komputasi menggunakan komputer maka bisa dibilang komputer merupakan sebuah komputasi modern.  Dalam kerjanya komputasi modern menghitung dan mencari solusi dari masalah yang ada, dan perhitungan yang dilakukan itu meliputi:

     1.  Akurasi (big, Floating point).
     2.  Kecepatan (dalam satuan Hz).
     3.  Problem Volume Besar (Down Sizzing atau pararel).
     4.  Modeling (NN & GA).
     5.  Kompleksitas (Menggunakan Teori big O).

Pemrograman Simulasi

         Pemrograman simulasi adalah suatu ilmu programming yang mempelajari tentang bagaimana memanipulasi sebuah model sedemikian rupa dari sebuah sistem nyata. Tujuan dari pemrograman simulasi adalah sebagai berikut :

     1.  Untuk mempelajari perilaku sistem (behavior).
     2.  Untuk pelatihan / training.
     3.  Untuk hiburan / permainan (game).

         Pemrograman model simulasi, seperti yang disebutkan sebelumnya, dapat dilakukan menggunakan bahasa umum komputer (general purposes language) atau menggunakan bahasa simulasi. Satu bahasa simulasi tidak dapat menjadi alat yang tepat untuk semua kasus permodelan simulasi. menggunakan bahasa simulasi berasal dari keinginan untuk mempersingkat waktu yagn dibutuhkan untuk mengembangkan mdoel valid yang relatif mudah didebug  dan yang meneydiakan output statistik yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan.

Contoh Aplikasi Permodelan

1.  OMNeT++.

     OMNeT++ adalah simulator kejadian diskrit berorientasi objek. Simulator dapat digunakan untuk pemodelan: protokol komunikasi, jarignan komputer dan pemodelan lalu lintas, multi-processors dan system terdistribusi, dan lain-lain. OMNeT++ mendukung animasi dan penjalanan. OMNet++ bersifat object-oriented berarti setiap peristiwa yang terjadi di dalam simulator ini berhubungan dengan objek-objek tertentu.

OMNet++ juga menyediakan infrastruktur dan tools untuk memrogram simulasi sendiri. Pemrograman OMNet++ bersifat object-oriented dan bersifat hirarki. Objek-objek yang besar dibuat dengan cara menyusun objek-objek yang lebih kecil. Objek yang paling kecil disebut simple module, akan memutuskan algoritma yang akan digunakan dalam simulasi tersebut.

2.   Ns2

     Ns adalah simulator kejadian diskrit yang ditargetkan pada peneltiian jaringan. Ns menyedaikan dukungan mendasar untuk simulasi TCP, routing, and multicast protocols baik dengan jaringan kabel atau tanpa (lokal dan satelite). Ns dikembangkan oleh ISI, the Information Sciences Institute at the USC school of engineering. Source code penuh ns 2 dapat downloaded dan dapat dikompile ke berbagai platform, termasuk yang paling popular Unix flavours and Windows.

3.  JSIM

   JSIM adalah simulasi berbasis Java dan lingkungan animasi mendukung simulasi berbasis situs. Dalam JSIM, mode simulasi mungkin dibangun menggunakan paket kejadian (paradigma penjadwalan-kejadian) atau dengan paket proses (paradigma interaksi-proses). Sebagai tambahan, perancang grafis (paket model) memungkinkan proses pemodelan dengan cepat mdibangun secara grafis.  Paket qds (Query Driven Simulation) masih dalam pengembangan mengontrol penyimpanan, , penarikan dan eksekusi model simulasi sebagaimana Java Beans dan menggunakan JDBC untuk mengakses basis data. Juga menyimpan model input dan output. JSIM mempunyai 3 paket dasar: antrian, statistik dan variat.

Kamis, 26 Maret 2015

Etika dan Profesionalisme dalam Kerja Team

 Etika Organisasi / Team
                Etika adalah suatu sikap dan perilaku seseorang dalam menunjukan kesediannya dan kesanggupan seseorang secara sadar untuk mentaati ketentuan dan norma kehidupan yang berlaku dalam suati kelompok masyarakat atau suatu organisasi ( kerja team ), Etika organisasi merupakan dasar dari sikap seseorang untuk bekerja dalam suatu Team Work. Etika terbagi menjadi 2, yaitu etika diri sendiri dan etika organisasi. Etika diri sendiri dimana perilaku seseorang dalam berinteraksi dengan 1 sama lain, sedangkan etika organisasi dimana sebuah aturan yang diberikan oleh organisasi untuk / cara melayani Costumer / partner dalam duania kerja.

Profesionalisme Organisasi / Team
                Profesionalisme adalah sebuah sebutan untuk seseorang yang bertanggung jawab atas pekerjaan yang telah diberikan dan ahli dalam bidangnya. Profesionalisme sangat diperlukan dalam sebuah organisasi. Dimana setiap orang dituntut untuk bekerja secara profesional. Jika dalam sebuah bidang organisasi tidak ditemukanya profesionalisme, maka yang akan terjadi adalah timbulnya keresahan dalam organisasi tersebut dan mengakibatkan pekerjaan yang diharapkan dapat selesai menjadi terabaikan atau terbengkalai karena kurang adanya kepedulian terhadap pekerjaan tersebut. Profesionalisme sangat diperlukan dan penting, karena tanpa adanya hal tersebut maka akan muncul kecemburuan sosial dalam suatu bidang pekerjaan dan profesionalisme sendiri membutuhkan sebuah tanggungjawab kepada setiap orang untuk bertanggungjawab atas tugas atau pekerjaan yang telah diserahkan kepadanya dan harus menyelesaikan tepat pada waktu yang telah ditentukan.

Contoh masalah yang sering terjadi pada sebuah Team :
    1. Kurangnya kerja sama dalam sebuah team.
    2. Terlalu mementingkan diri sendiri.
    3. Kurangnya rasa saling percaya dan toleransi.
    4.Tidak dapat menghargai pendapat anggota team.

Solusi masalah yang serng terjadi dalam team :
   1.  Melakukan pelatihan dalam kerja team.
   2. Bersikap dewasa dan tidak mementingkan diri sendiri.
   3. Bisa menghargai pendapat anggota.

Senin, 09 Maret 2015

Analisa Pekerjaan dan Desain Pekerjaan

Analisa Jabatan (Job Analysis)
          Jabatan atau pekerjaan merupakan hal yang penting dalam organisasi untuk mencapai tujuannya. MSDM membutuhkan informasi tentang keseluruhan jabatan yang ada di perusahaan dan jabatan perlu didesain agar dapat memotivasi kinerja para anggotanya.
          Jabatan sering disebut juga sebagai pekerjaan disamping sebagai status dalam organisasi merupakan sekumpulan tugas-tugas yang harus dilakukan. Jabatan menjadi hal yang penting karena hal itu menunjukkan kompetensi yang harus dimiliki, dan menjadi alat untuk mencapai tujuan organisasi, dan menjadi obyek penting yang harus diperhatikan.
          Analisa jabatan atau job analysis merupakan pencarian informasi tentang jabatan yang ada. Tujuan analisa jabatan adalah untuk menentukan/memperbaharui informasi analisa jabatan (job description, job specification, job performance standard), untuk tujuan-tujuan khusus misalnya, untuk evaluasi kompensasi, perancangan ulang pekerjaan, dan lain-lain. Informasi analisis jabatan diantaranya :
  • Job Description : pernyataan tertulis yang menjelaskan tugas-tugas, tanggung jawab, kondisi kerja, dan aspek yang lainnya.
  • Job Specification : persyaratan atau karakteristik orang yang dibutuhkan untuk melakukan suatu pekerjaan (pendidikan, pengalaman, pelatihan, dan ciri fisik dan mental).
  • Job Performance Standard : Bagaimana kinerja diukur (target yang harus dicapai, sikap, dan perilaku kerja).
Ketiga dokumen ini menjadi elemen utama dari human resource information system.
Aktivitas MSDM berdasarkan aktivitasnya pada informasi analisa jabatan :
  • Merekrut pegawai yang potensial
  • Mencocokka pelamar dengan jabatan yang kosong
  • Menentukan kegiatan pelatihan
  • Melakukan penilaian kinerja
  • Penentuan kompensasi
  • Perencanaan kebutuhan SDM masa depan
  • Menentukan standar kerja yang realistik
  • Penempatan yang tepat
  • Mengevaluasi bagaimana tantangan lingkungan mempengaruhi pekerjaan seseorang
  • Bimbingan dan pengawasan
  • Menghindari persyaratan yang tidak dibutuhkan yang dapat menyebabkan diskriminasi
  • Mengungkapkan elemen-elemen yang dapat membantu atau mengabaikan kualitas kehidupan kerja
  • Perancangan jabatan
Langkah-langkah analisa jabatan :
  • Mengidentifikasi jabatan-jabatan yang akan dianalisa
    • Jabatan apa?
    • Identifikasi dapat melalui struktur organisasi, daftar gaji
    • Berapa orang pemegangnya?
    • Dalam perusahaan jumlah jabatan mungkin sangat banyak
  • Menentukan jenis informasi yang akan dianalisa
    • Identiatas jabatan; Identitas jabatan/pekerjaan dalam struktur organisasi yang berlaku sekarang. Jabatan dibawah jabatan apa dan membawahi jabatan apa.
    • Tujuan utama dari pekerjaan; Apa tujuan utama atau hasil yang ingin dicapai atau tanggung jawab utama dari pekerjaan.
    • Rincian tugas (apa, bagaimana, dan hasilnya apa); Tugas-tugas penting atau tugas-tugas yang harus dikerjakan, bagaimana mengerjakan dan apa hasil kerjanya.
    • Sumber daya yang dibutuhkan; Sumber daya yang dibutuhkan untuk dapat melakukan pekerjaan dengan baik misalnya komputer, atau peralatan tertentu.
    • Alur input output
    • Lingkup keputusan; Pada aspek apa pemegang jabatan diberi wewenang untuk mengambil keputusan.
    • Kompeleksitas pekerjaan
    • Hubungan-hubungan dalam pekerjaan
    • Persyaratan pekerjaan; Persyaratan seperti pengetahuan, keterampilan, kemampuan, sifat kepribadian, dan fisik yang harus dimiliki pemegang jabatan agar tugas-tugas dalam jabatan itu dapat dilakukan dengan baik.
    • Lingkungan dimana pekerjaan dilakukan; Didalam ruangan atau diluar ruangan, melakukan perjalanan keluar kota atau tidak, serta apakah berisiko atau tidak.
  • Menentukan teknik pengumpulan informasi
    • Kuessioner
    • Observasi
    • Interview
    • Panel of expert
    • Employee logs
  • Mengumpulkan dan menganalisa informasi; Sumber informasi analisis jabatan :
    • Pemegang jabatan
    • Mantan pemegang jabatan
    • Ahli/Expert
Analisa jabatan dilakukan secara berkala dalam kurun waktu tertentu, misalnya 5 tahun sekali atau pada waktu pendirian perusahaan.

Desain Pekerjaan (Job Design)
Jabatan atau pekerjaan harus dapat meningkatkan produktivitas organisasi, meningkatkan kepuasan kerja, memotivasi, mengurangi turn over, dan meningkatkan kemampuan. Oleh karena itu, pekerjaan harus didesain dengan baik agar menjadi sumber motivasi, kepuasan kerja, dan produktivitas. Desain pekerjaan adalah penentuan cakupan pekerjaan, wewenang, lingkungan kerja yang mendukung, spesialisasi dari sebuah proses atau organisasi.
Elemen Organisasi; Desain pekerjaan harus dapat meningkatkan produktivitas. Salah satu caranya dapat dilakukan melalui pendekatan mekanistik, procedural, dan ergonomic. Jika dilakukan terlalu mekanistik maka tidak akan memuaskan dan tidak akan meningkatkan kemampuan.
Elemen Keperilakuan; Mempertimbangkan keinginan menusia dalam pelaksanaan suatu pekerjaan yang terdiri dari :
  • Autonomy (Responsibility for work)
  • Task Variety (use of different skill and ability)
  • Task Identity (doing the whole piece of work)
  • Task Siginificance (meaning of work to other)
  • Feed Back (information on performance)
Elemen Lingkungan; Mempertimbangkan keinginan masyarakat, budaya, kemampuan, dan ketersediaan pegawai.
Aspek-aspek keperilakuan dan eficiency dapat menjadi dua hal yang bertentangan.
Teknik dalam mendesain ulang pekerjaan :
  • Job Enlargement (meningkatkan cakupan pekerjaan. Sama dengan meningkatkan job variety, job identity, dan job significance)
  • Job Encrichment (Meningkatkan otonomi. sama dengan meningkatkan job significance)
  • Job Rotation (Meningkatkan job variety, dan job significance)


Rabu, 26 November 2014

HAK CIPTA

HAK CIPTA

1.       Pengertian Hak Cipta
Hak cipta merupakan hak istimewa yang diberikan kepada pencipta, dimana pencipta tersebut dapat membatasi penggandaan terhadap hasil karyanya. Hak cipta dalam hal ini juga berarti sebagai "hak untuk menyalin suatu ciptaan", tetapi terdapat masa berlaku yang tentunya juga terbatas. Setiap orang berhak untuk mendaftarkan hasil karyanya. Karya-karya yang bisa didaftarkan seperti karya tulis, musik, gambar dan lain sebagainya. Pendaftaran karya cipta nantinya akan mendapatkan sebuah lambing hak cipta, jika di internasional maka lambangnya adalah sebagai berikut ©, Unicode: U+00A9.

2.      Fungsi dan Sifat Hak Cipta
Pasal 2 UU No.19 tahun 2002 dalam hal ini menjelaskan mengenai fungsi dan sifat hak cipta itu sendiri. Adapun bunyi dari pasal tersebut adalah sebagai berikut:
a.       Hak Cipta merupakan hak eksklusif bagi Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya, yang timbul secara otomatis setelah suatu ciptaan dilahirkan tanpa mengurangi pembatasan menurut peraturan perundangundangan yang berlaku.

b.       Pencipta dan/atau Pemegang Hak Cipta atas karya sinematografi dan Program Komputer memiliki hak untuk memberikan izin atau melarang orang lain yang tanpa persetujuannya menyewakan Ciptaan tersebut unt uk kepentingan yang bersifat komersial.
  
         Sifat hak cipta yang menentukan siapa pemilik atau pencipta adalah sebagai berikut:
a.       Hak cipta dianggap sebagai benda bergerak. Hak cipta dapat beralih atau dialihkan, baik seluruhnya maupun sebagian karena pewarisan, hibah, wasiat, perjanjian tertulis, dan sebab-sebab lain yang dibenarkan oleh peraturan perundang-undangan.

b.       Jika suatu ciptaan terdiri atas beberapa bagian tersendiri yang diciptakan oleh dua orang atau lebih, yang dianggap sebagai pencipta ialah orang yang memimpin serta mengawasi penyelesaian seluruh ciptaan itu, atau dalam hal tidak ada orang tersebut, yang dianggap sebagai pencipta adalah orang yang menghimpunnya dengan tidak mengurangi hak cipta masing-masing atas bagian ciptaannya itu.

c.        Jika suatu ciptaan yang dirancang seseorang diwujudkan dan dikerjakan oleh orang lain di bawah pimpinan dan pengawasan orang yang merancang, penciptanya adalah orang yang merancang ciptaan itu.

d.       Jika suatu ciptaan dibuat dalam hubungan dinas dengan pihak dalam lingkungan pekerjaannya, pemegang hak cipta adalah pihak yang untuk dan dalam dinasnya ciptaan itu dikerjakan, kecuali ada perjanjian lain antara kedua pihak dengan tidak mengurangi hak pencipta apabila penggunaan ciptaan itu diperluas sampai ke luar hubungan dinas.

e.        Jika suatu ciptaan dibuat dalam hubungan kerja atau berdasarkan pesanan, pihak yang membuat karya cipta itu dianggap sebagai pencipta dan pemegang hak cipta, kecuali apabila diperjanjikan lain antara kedua pihak. Pencipta atau pemegang hak cipta atas karya sinematografi dan program komputer memiliki hak untuk memberikan izin atau melarang orang lain yang tanpa persetujuannya menyewakan ciptaan tersebut untuk kepentingan yang bersifat komersial.

3.      Macam-macam Hak Cipta
Hasil karya yang diciptakan oleh seseorang yang dilindungi yaitu hasil karya yang berupa ilmu pengetahuan, seni, dan sastra. Macam-macam hak cipta yang bisa diperoleh yaitu meliputi karya:
a.       Buku, program komputer, pamflet, perwajahan (lay out )karya tulis yang diterbitkan, dan semua      
      hasil karya tulis lain;

b.       Ceramah, kuliah, pidato dan ciptaan lain yang sejenis dengan itu;

c.        Alat  peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan;

d.       Lagu atau musik dengan atau tanpa teks;

e.        Drama atau  drama  musikal,  tari, koreografi, pewayangan dan pantomim;

f.        Seni rupa dalam segala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi, seni pahat, seni patung, kolase, dan seni terapan;

g.       Arsitektur, Peta, batik, Fotografi,  Sinematografi;

h.       Terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai dan karya lain dari hasil pengalihwujudan.

4.      Undang-undang yang Mengatur Hak Cipta
Terdapat beberapa undang-undang yang mengatur hak cipta di Indonesia. Undang-undang yang dimaksud, antara lain:
a.      UU Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta.

b.      UU Nomor 6 Tahun 1982 tentang Hak Cipta (Lembaran Negara RI Tahun 1982 Nomor 15).

c.    UU Nomor 7 Tahun 1987 tentang Perubahan atas UU Nomor 6 Tahun 1982 tentang Hak Cipta (Lembaran Negara RI Tahun 1987 Nomor 42).

d.     Nomor 12 Tahun 1997 tentang Perubahan atas UU Nomor 6 Tahun 1982 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 7 Tahun 1987 (Lembaran Negara RI Tahun 1997 Nomor 29).

e.       Subyek dan Obyek Hak Cipta

Beberapa subyek yang terdapat pada hak cipta, antara lain:
 
        a.  Pencipta, pencipta merupakan seseorang atau sekumpulan orang yang menciptakan hasil karya berdasarkan kemampuannya dalam bentuk tertentu.
             b.   Pemegang hak cipta, penerima hak cipta.
Sementara obyek yang terdapat pada hak cipta, yaitu ciptaan. Ciptaan merupakan hasil karya dari seorang pencipta dalam bentuk tertentu. Ciptaan yang dilindungi adalah Ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra.

Sumber : Click Here..!!

Rabu, 22 Oktober 2014

Network Operating System dan Distributed Operating System


 1. Distributed Operating System.

 Adalah salah satu implementasi dari system terdistribuso, dimana sekumpulan komputer dan prosesor yang heterogen terhubung dalah satu jaringan.

 2. Network Operating System

 Adalah sebuah jenis system operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan.

      1. Perbedaan Netowk operating system dan Distributed operating system :
            
           Berikut ini adalah Distributed Operating Syste :
ü  Dapat memenajemen komputer – komputer dan membuat “mereka” tampak sebagai single komputer.
ü  Dapat menjalankan prses di komputer lain tanpa mengetahui siapa yang meresponnya.
ü  Manges resources in adistributed system.
·     Transparently to the user.
ü  Looks to the user like a centralized OS
·     But operates on multiple independent CPUs.
ü  Provider transparency.
·         Location, migration, concurrency, replication.
ü  Presents users with a virtual uniprocessor.

Berikut ini adalah Network Operaing system :
ü  Setiap host menjalankan Sistem Operasi untuk mengatur sumber daya yang dimilikinya termasuk mengakses sumber daya jaringan.
ü  It provides an environment where users are awere of the multiplicity of machine.
ü  Users can access remote resource by
o   Logging  into the remote machine OR.
o   Transferring data from the remote machine  to their own machine.
ü  Users should know  where the required  files and directories are and mount them.
ü  Each machine could act like a server abd a client at the same time.

 3. Contoh dari Sistem Operasi Terdistribusi :
a.      Amoeba (Vrije Universiteit)
Amoeba adalah system ebrbasis mikro –kernel  yang tangguh yang menjadikan banyak workstation menjadi satu system terdistribusi secara transparan. Sistem ini sudah banyak digunakan di kalangan akademik , industry, dan pemerintahan selama sekitar 5 tahun,.
b.      EyeeOS
EyeOS merupakan Cloud Operating System, yaitu sebuah desktop yang dapat digunakan seluruhnya melaului web browser. EyeOS merupakan system operasi berbasis web ( cloud computing ) yaitu bersifat open source. EyeOS dibuat dengan menggunakan scrip PHP sehingga aplikasi ini bersifat mulri platform  dan dijalankan menggunakan web browser.

Selasa, 29 April 2014

Sternritter Bagaikan Keluarga kedua

Pada suatu hari di sebuah sekolah smp dibilangan cibinong-bogor, ada 3 orang yang sangat akrab sekali, mereka adalah IndraGB sering di panggil GB, Hannar sering di panggil Nar, Han dan tidak sering di panggil Ji, Yoda sering di panggil Yod ataupun Putu. Mereka adalah siswa yang SMP yang sedang gemar-gemarnya memainkan game, terutama game online. Hampir setiap hari mereka pergi kewarnet untuk bermain game online bersama. Setelah 3 tahun berlalu, mereka ber-3 pun dihadapi dengan UN (Ujian Nasional). Mereka berusaha mengurangi waktu mereka untuk bermain game online dan mulai belajar serius untuk  masuk ke dalam sebuah Sekolah SMA negri yang pada saat itu sekolah Favorit di Cibinong.

“Yod, ji, lu pada daftar SMA di mana ?” kata indra yang penasaran dengan mereka.

“Kalo gw in mau daftar di SMAN 2 Cibinong,  SMK 1, tapi kalo ga masuk dua – duanya ya paling balik ke Cinus lagi, Lu in?” kata yoda.

“Gw sih maunya sih di SMAN 2 Cibinong, tapi kalo ga masuk ya ke Cinus lagi in, Lu Daftar di mana aja in ?” Ujar hannar.

“Kalo gw pribadi siih sebenernya pengen banget masuk SMK, tapi orang tua  nganjurin masuk SMAN 2 Cibinong. Nanti gw Ujian Test masuk SMAN 2 Cibinong dlu deh, kalo ga masuk ya SMK 1, tpi kalo ga masuk juga ya ke Cinus lagi” kata Indra.

Mereka terus belajar dan berusaha untuk masuk ke SMA / SMK yang mereka inginkan dan pada saat Test di SMAN 2 Cibinong, mereka ber-3 terpencar atau berbeda kelas dengan yang lainnya. Singkat cerita pada suatu hari di pagi yang cukup cerah, surat hasil Test masuk SMAN 2 Cibinong pun sampai ke tangan mereka ber – 3.

“in, Yod, Buka bareng ya suratnya.!” Kata Hannar.

“OKEE!” ujar Indra dan Yoda”.

Dengan hati yang berdebar – debarpun mereka mulai membuka perlahan surat tersebut.

“YYYEEEEEEEEE GW MASUK SMAVO!!!!!” Ujar Hannar,

“WUUEEEEEE SAMA GE JUGA MASUK SMAVO JI..!! “ ujar Indra.

Pada saat itu mereka melihat Yoda, terdiam dan sedih, mereka ber-2 mencoba berbicara kepada yoda dan menanyakan apa yang terjadi.

“Yod lu ngapaa ? “ ujar Hannar,

“Gw ga masuk SMAVO nar.” Kata yoda dengan muka sedihnya,

“Terus yang SMK 1 gmna yod? “ kata indra.

“ Ga masuk juga in “ ujar Yoda.

Mereka ber-2 pun kaget karena teman akrab mereka tidak masuk SMAN 2 Cibinong, padahal yoda adalah salah 1 siswa yang berprestasi di kelasnya.

“Sabar ya yod, terus berusaha lagi di SMA Cinus” ujar Indra dan Hannar.

Singkat cerita mereka semua LULUS dari SMP Unggulan Citra Nusa yang sering di sebut dengan CINUS.

Tiga Bulan berlalu, mereka mulai memasuki Dunia SMA, Hannar dan Indra yang masuk SMAN 2 Cibinong dan Yoda di SMA Unggulan Citra Nusa. Saat kelas X Indra berbeda kelas dengan Hannar yang dulu saat di SMP mereka ber-2 selalu dalam 1 Kelas. Singkat cerita saat mereka naik ke kelas XI, mereka kembali dalam 1 kelas yang sama, yaitu kelas XI IPS 3. Mulai dari kelas XI ini Sternritter mulai terbentuk perlahan. Indra yang memperkenalkan temannya bernama Brian ke Hannar dan sebaliknya.

“ JI!!, ni kenalin temen akrab gw di kelas 1, namanya Brian panggil aja Ombe. Mbe ni Hannar temen akrab gw dari SMP “ ujar Indra.
Mereka pun saling berjabat tangan dan saling memperkenalkan diri.

“Kenapa di panggilnya Ombe in ?“ ujar hannar.

“entah lah ji, tmn SMPnya pada manggil begitu. Mungkin karna dia lebih tua dari yang lain jadi di panggil Om Brian“ Kata Indra.

Mereka pun kenal dengan 1 teman baru yang bernama Danes sering di panggil Nes ataupun Dan. Mereka  ber – 4 teman yang saling mengisi 1 sama lainnya. Saling membantu dalam hal apapun, mereka seperti Saudara.

Singkat cerita saat mereka naik kelas XII, mereka mendapatkan seorang teman yang bisa diibaratkan sebagai MANUSIA TANPA EKSPRESI, dia bernama Abyan sering di panggil Aby ataupun Bang Dewa. Datangnya Abyan secara resmi Sternritter terbentuk dalam sebuah game online yang bernama GRANDCHASE. Mereka mulai bermain game online dan mulai sering berkumpul untuk bermain Game Online bersama ataupun hanya untuk bercengkrama. Singkat cerita saat mereka di hadapi dengan UN SMA, mereka punya tujuan masing – masing untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Hannar, Indra, Brian yang mengajukan PMDK ke Universitas Gunadarma, Danes yang daftar ke Universitas UIN, dan Abyan yang mendaftarkan dirinya menjadi mahasiswa di salah satu Universitar di Jerman. Mereka berdoa bersama di sebuah Masjid sekolah yang di pimpin oleh Guru Agama Islam agar seluruh Siswa / siswi di SMA kami LULUS 100%. Dan Akhirnya doa Kami terkabul, SMAVO pun meluluskan semua Siswa/Siswi. Singkat cerita, Indra, Hannar dan Brian pun Masuk Universitas Gunadarma, Indra dan Hannar pun bersama – sama lagi dengan teman lamanya yaitu Yoda yang masuk Universitas gunadarma dengan Jurusan yang sama yaitu Sistem Informasi. Saat ini mereka sedang berada di Tingakat 3 dalam perkuliahan dan sedang disibukan membuat Penulisan Ilmiah untuk syarat Skipsi nanti di Tingkat 4. Danes yang disibukan dengan tugas – tugasnya, begitupun Abyan dengan kuliahnya di Jerman. Mereka seperti keluarga yang susah untuk di pisahkan.